Serah terima dilakukan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya konservasi lingkungan yg dilakukan oleh komunitas dan berbagai elemen masyarakat di bantaran Kali Cikarang.
Talkshow ini menjadi ajang penting bagi generasi muda untuk memahami peran strategis mereka dalam menjaga bumi dan menciptakan masa depan yang lebih hijau serta berkelanjutan.
Kondisi alami yang terjaga membuat Spiaggia Rosa menjadi surga bagi pecinta alam dan fotografi. Kombinasi pasir merah muda, laut biru, dan lingkungan yang tenang menjadikan tempat ini salah satu lokasi paling fotogenik di dunia.
JAPESDA melatih petani melakukan model agroforestri, serta melatih perempuan dan kelompok lainnya untuk mengelola potensi aren, durian, dan nangka agar lebih bernilai ekonomi.
Laut di sekitar Spiaggia Rosa memiliki warna biru yang memukau, menciptakan kontras yang luar biasa dengan pasir merah muda pantai.
Upaya konservasi termasuk mengurangi emisi karbon dan melindungi hutan sebagai penyerap karbon alami.
Pemerintah telah menetapkan lebih dari five hundred kawasan konservasi, termasuk taman nasional, suaka margasatwa, dan hutan lindung. Beberapa taman nasional yang terkenal meliputi:
Indonesia merupakan negara maritim yang kaya akan sumber daya laut. Namun, kini kita dihadapkan dengan tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut tersebut.
JAPESDA juga melatih masyarakat desa yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional untuk melakukan patroli sensible, yakni pemantauan kawasan dengan mendata temuan-temuan potensi maupun ancaman keanekaragaman hayati. TN memiliki spesies endemik yang harus dilindungi yakni babi rusa, yang masih menghadapi ancaman jerat yang dipasang warga.
Andreas Pandu menyoroti potensi besar eco-friendly Work opportunities dan ecopreneurship Di Sini dalam menciptakan peluang ekonomi yang ramah lingkungan. “Environmentally friendly Careers dan ecopreneurship memiliki potensi besar untuk mengatasi permasalahan lingkungan sambil menciptakan lapangan pekerjaan.
Kami percaya upaya yang dilakukan secara konsisten dengan melibatkan banyak pihak dapat meningkatkan kontribusi positif pada pelestarian dan lingkungan yang lebih keberlanjutan,” tutup Vera.
Upaya konservasi laut juga mencakup perlindungan dari aktivitas destruktif seperti penangkapan ikan dengan alat yang merusak habitat laut, serta penangkapan ikan secara berlebihan. Dengan melakukan konservasi laut, kita dapat memastikan keberlangsungan sumber daya laut serta ekosistemnya.
Beberapa spesies ikan bahkan menghadapi risiko kepunahan akibat overfishing dan kerusakan habitat laut. Melalui upaya konservasi, kita dapat memastikan bahwa sumber daya ikan dan keanekaragaman hayati lainnya tetap lestari, sehingga dapat terus mendukung kehidupan manusia di masa depan.
Mengutip publikasi resmi kemendikbud, pengembangan produksi Kain Lantung pertama kali dilakukan sekitar tahun 1943 selama masa krisis ekonomi di bawah penjajahan Jepang.